
Kebutuhan paper semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia. Walaupun seiring berkembangnya era digital, penggunaan paper masih tetap ada dan tak henti, pada umumnya penggunaan paper untuk pengarsipan dokumen. Namun masih banyak yang belum paham cara mengelola paper agar hemat dan tidak menimbulkan limbah paper. Hingga timbul perilaku pemborosan paper, dari perilaku tersebut sama saja mengakibatkan boros sumber daya alam.
Pengaruh Paper Terhadap Lingkungan
Seperti kita tahu bahwa paper terbuat dari serat pohon yang kemudian dihaluskan hingga menghasilkan pulp. Semakin banyak permintaan produksi paper maka semakin banyak kegiatan penebangan pohon sebagai bahan baku pembuatan paper. Sehingga populasi pohon akan menurun.
Pohon merupakan makhluk hidup yang memungkinan terjadi perputaran udara di area sekitarnya. Produksi oksigen di bumi juga akan berpengaruh karena sebagian besar oksigen berasal dari pohon. Tak hanya itu, dari penebangan pohon akan menyebabkan punahnya keanekaragaman hayati. Banyak binatang di hutan yang mencari sumber makanan dan tempat tinggal dari pohon.
Meningkatnya Produksi Paper di Indonesia
Produksi paper diimbangi dengan besarnya permintaan konsumen terhadap paper. Direktur Hasil Hutan dan Perkebunan Kementerian Perindustrian Aryan Warga dalam mengatakan, produksi paper tahun ini bisa mencapai 13 juta ton. Jumlah tersebut naik sekitar 8,3% dari produksi tahun lalu yang hanya 12 juta ton. Selain peningkatkan produksi paper, prediksi terhadap produksi bubur kertas (pulp) juga akan meningkat menjadi 8 juta ton.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Saat Membakar Sampah Paper
Banyak juga penduduk Indonesia yang memilih untuk membakar paper yang sudah tidak terpakai sebagai upaya menyelesaikan masalah adanya limbah paper. Padahal kegiatan ini sungguh berbahaya bagi ekosistem alam dan kesehatan manusia. Asap pembakaran yang timbul mengandung zat kimia dan residu abu seperti merkuri, timbal, dan arsen. Hal ini akan beresiko pada organ tubuh manusia. Tak hanya merugikan manusia, membakar paper juga merpengaruh ke ekosistem alam. Makhluk hidup seperti hewan dan tumbuhan pun akan ikut terlibat dampaknya. Sampah tersebut justru akan memperparah pemanasan global, terdapat gas chlor yang dapat merusak atmosfer bumi.
Gunakan tips menghemat paper guna meminimalisir adanya sampah paper. Banyak cara mudah yang bisa kita lakukan salah satunya daur ulang atau memanfaatkan paper bekas. Alasan mengapa kita harus menghemat penggunaan paper adalah turut serta peduli terhadap sumber daya alam dan lingkungan sekitar.
