
Penggunaan paper yang berlebihan dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, karena semakin meingkatnya permintaan paper maka semakin tinggi jumlah bahan baku yang dikeluarkan terutama pohon yang kemudian harus ditebang. Paper terbuat dari serat pohon hingga menghasilkan bubur paper (pulp). Sehingga akan menimbulkan hutan gundul karena melakukan penebangan massal tanpa dibarengi dengan penanaman pohon kembali.
Dampak Buruk Pengunaan Paper Berlebihan
Selain menyebabkan terganggunya ekosistem hutan. Paper yang dibuang serta hasil pembakaran paper mengandung metana sehingga berpotensi tinggi mengakibatkan gas rumah kaca. Seperti kita tahu betapa bahayanya gas rumah kaca bagi kehidupan, yaitu sebagai berikut.
– Kerusakan ekosistem laut
Gas rumah kaca akan mengancam kehidupan manusia dan komunitas biotik lainnya, secara perlahan kawasan pesisir akan mengalami perubahan fungsional dan resiko kehilangan biota yang hidup pada lingkungan tersebut akan sangat besar. Matinya terumbu karang mengakibatkan spesies ikan di laut terancam.
– Perubahan iklim
Efek rumah kaca yang berlebihan akan menyebabkan pemanasan global di mana suhu akan naik secara signifikan. Tandanya yaitu mencairnya es di kutub, rusaknya ekosistem, juga naiknya ketinggian permukaan air laut.
– Penurunan pasokan pangan
Tumbuhan dan hewan beradaptasi dengan kondisi lingkungan. Cuaca yang tidak mendukung dari perubahan iklim akan mengganggu tumbuhan bertumbuh akibat kekeringan di suatu daerah. Hal ini menyebabkan tanaman mati sehingga bahan pangan bagi hewan dan manusia berkurang. Begitupun akan teerjad pada hewan dan seluruh makhluk hidup di bumi.
Alasan Kita Harus Membatasi Penggunaan Paper
Penggunaan tas kertas akan terus bertambah seiring bertambahnya penduduk di Indonesia. Dampak buruk yang timbul jika kita tidak bijak dalam menggunakan paper akan membuat kehidupan di bumi terganggu. Maka dari itu agar ekosistem alam tetap terjaga, ubahlah sistem penebangan pohon secara liar tanpa melakukan penanaman pohon kembali.
Apa yang Harus Kita Lakukan?
Mengurangi penggunaan paper akan membantu menjaga kelestarian bumi dan turut memberikan peran dalam program ramah lingkungan atau go green. Hal paling mudah yaitu mengurangi penggunaan paper di kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa upaya untuk mengurangi penggunaan paper.
- Mengumpulkan paper yang satu sisinya masih kosong untuk memakainya kembali.
- Mengumpulkan paper yang sudah tidak terpakai untuk proses daur ulang.
- Usahakan menyimpan dan membaca data dokumen via digital.
- Meneliti kembali isi tulisan, agar tidak terjadi pemborosan paper karena mencetak berulang kali.
- Memimalisir cetak paper jika tidak terlalu penting.
- Kurangi penggunaan tisu, mulai beralih ke kain lap.
- Kreasikan paper menjadi barang berguna atau perhiasan rumah, contohnya tas. Terapkan kemasan paper dalam bisnis atau jualan sehingga lebih ramah lingkungan dan terlihat elegan.
Mulailah menerapkan gerakan ramah lingkungan dari hal kecil seperti di atas. Setidaknya sudah melakukan pencegahan penggunaan plastik dan menghemat adanya kertas.
